Mengenai Saya

Foto saya
Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
RSS

Berawal dari seorang ayah yang menginginkan anaknya menjadi insinyur, ia merelakan uangnya untuk membeli laptop demi menunjang perkuliahan dan karir si anak. tetapi si anak kurang berbakat dalam hal mekanik,dan anak ini lebih berbakat dalam bidang photografi.

simaklah cuplikan dialog seorang ayah kepada anaknya ketika ia mencoba memahami apa yang di butuhkan dalam keperluan anaknya...

"aku akan mengembalikan laptop ini"

"nak,berapakah harga sbuah kamera profesional?"

"cukupkah apabila ditukar degan laptop ini?"

"jika masih kurang, bilang ayah ya naaak.."

begitulah kata2 ayahnya farhan dalam film 3 Idiots

coba kita renungkan:

berapa banyak pengorbanan kedua orang tua terhadap kita..

betapa sabar ibu kita ketika mengandung selama 9 bulan.

betapa giatnya ayah kita mencari nafkah untuk kita sekeluarga

berapa banyak pengeluaran uang untuk makanan dan minuman kita sejak di kandung hingga sekarang?

berapa banyak kasih sayang mereka?

siapa yang paling khawatir jika kita sedih dan punya masalah?

ketika kita sakit mereka selalu perduli, bahkan merelakan jam istirahatnya demi mengurus kita.

berapa banyak kita telah merepoti mereka?

berapa sering tangis mereka karena kita?

pernahkah kita membuat mereka bangga?

pernahkah kita menyenangkan hati mereka?

pernahkan kita membantu mereka?

pernahkah kita meringankan beban mereka?

pernahkah kita memberikan sesutu yang berarti bagi mreka?

pernahkah kita mengucapkan cinta dan sayang kepada mereka?

pernahkah kita mengucapkan kata terima kasih pada mereka?

atau bahkan kita sering bersikap acuh kepada mereka jika tidak mengabulkan permintaan kita?

seberapa seringkah kita bisa membuat tersenyum mereka?

mumpung masih ada kesempatan,renu

ngkanlah wahai sahabat....

mumpung umur masih ada,kesempatan belum terlambat..

tanamkan dalam hatimu bahwa engkau bisa sukses dan bisa membuat mereka tersenyum bangga..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar